Hendra Guru Kimia

Sekolah Online Belajar KimiA

Penurunan Titik Beku Dan Tekanan Osmotik

PENURUNAN TITIK BEKU

Untuk penurunan titik beku persamaannya dinyatakan sebagai :

DTf = m . Kf = W/Mr . 1000/p . Kf

dimana:

DT= penurunan titik beku
m = molalitas larutan
Kf = tetapan penurunan titik beku molal
W = massa zat terlarut
Mr = massa molekul relatif zat terlarut
p = massa pelarut

Apabila pelarutnya air dan tekanan udara 1 atm, maka titik beku larutannya dinyatakan sebagai:
Tf = (O – 
DTf)oC

 

TEKANAN OSMOTIK 

Tekanan osmotik adalah tekanan yang diberikan pada larutan yang dapat menghentikan perpindahan molekul-molekul pelarut ke dalam larutan melalui membran semi permeabel (proses osmosis).

Menurut VAN’T HOFF tekanan osmotik mengikuti hukum gas ideal:

PV = nRT

Karena tekanan osmotik = p , maka :

= n/V R T = C R T

dimana :
= tekanan osmotik (atmosfir)
C = konsentrasi larutan (mol/liter= M)
R = tetapan gas universal = 0.082 liter.atm/moloK
T = suhu mutlak (oK)

– Larutan yang mempunyai tekanan osmotik lebih rendah dari yang lain 
  disebut larutan Hipotonis.
– 
Larutan yang mempunyai tekanan osmotik lebih tinggi dari yang lain 
  disebut larutan Hipertonis.
– Larutan-larutan yang mempunyai tekanan osmotik sama disebut  
   Isotonis.

 

1 Komentar

    Trackbacks

    1. BAB 7: SIFAT KOLIGATIF LARUTAN | Hendra Guru Kimia

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s