Hendra Guru Kimia

Sekolah Online Belajar KimiA

Bagaimana penulisan rumus kimia suatu zat?

Gambar

Rumus kimia zat menunjukkan susunan zat tersebut, meliputi jenis unsur, jumlah atom, atau perbandingan ion, apabila komponen penyusunnya berupa ion.

Rumus kimia ada 2 jenis, yaitu rumus empiris atau dinamakan pula rumus perbandingan dan rumus molekul. Pertanyaan yang timbul adalah mengapa ada 2 macam rumus kimia yang berbeda. Apa perbedaan antara kedua jenis rumus kimia itu?  

Suatu senyawa dinyatakan secara simbolis melalui rumus kimianya. Air dinyatakan dengan rumus H2O, metana (gas alam) dengan rumus CH4, dan rumus kimia garam dapur adalah NaCl. Rumus kimia dikelompokkan menjadi dua, yaitu rumus molekul dan rumus empiris. Karena partikel-partikel senyawa air dan metana merupakan molekul, maka rumusnya tergolong rumus molekul. Kristal garam dapur terdiri atas ion-ion; oleh karena itu rumusnya ditulis dengan rumus empiris. 

Rumus Molekul

Senyawa yang rumusnya tergolong rumus molekul hanya mengandung unsur-unsur nonlogam. Rumus molekul juga menunjukkan komposisi zat. Indeks dalam suatu rumus molekul menyatakan jumlah atom-atom setiap unsur yang terdapat dalam senyawa. Bila Anda menjumpai tidak ada indeks yang ditulis, berarti indeksnya satu.

            Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa rumus molekul senyawa menggambarkan jenis dan jumlah atom penyusun molekul senyawa tersebut. Contoh : Rumus molekul air adalah H2O; rumus ini menggambarkan bahwa dalam setiap molekul air terdapat dua atom hidrogen yang bergabung dengan satu atom oksigen. Dengan cara yang sama, rumus molekul metana, CH4 mempunyai arti bahwa dalam molekul tersebut terdapat satu atom karbon untuk setiap empat atom hidrogen. Contoh lain adalah glukosa yang mempunyai rumus molekul C6H12O6. Rumus ini memberikan arti bahwa dalam setiap molekul glukosa terdapat 6 atom karbon, 12 atom hidrogen, dan 6 atom oksigen.

            Pada pembahasan partikel-partikel materi, terdapat suatu jenis partikel yang dinamakan molekul unsur. Unsur-unsur ini ditulis sebagai rumus molekul. Contoh : Oksigen, rumus molekulnya O2.

Rumus Empiris

Bila suatu senyawa mengandung unsur-unsur logam dan nonlogam, senyawa ini berupa kristal, karena partikelnya terdiri atas ion-ion. Rumus kimia senyawa ini dinyatakan sebagai rumus empiris atau rumus perbandingan. Rumus ini menggambarkan perbandingan jumlah kation dan anion yang membentuk senyawa tersebut. Hal ini disebabkan oleh adanya gabungan antara kation dan anion yang saling mengelilingi, sehingga jumlahnya sangat banyak.

            Sebagai contoh, rumus kimia garam dapur (natrium klorida), yaitu NaCl merupakan rumus empiris. Rumus ini mempunyai arti bahwa dalam senyawa natrium klorida terdapat ion-ion natrium dan ion-ion klorida dengan perbandingan jumlah partikel 1 : 1. Contoh lain adalah kalsium nitrat, Ca(NO3)2 yang berarti bahwa dalam senyawa kalsium nitrat terdapat ion-ion kalsium dan ion-ion nitrat dengan perbandingan jumlah partikel 1 : 2. Ion kalsium merupakan ion tunggal, sedang ion nitrat tergolong ion poliatom yang tiap partikelnya terdiri atas satu atom nitrogen dan tiga atom oksigen.

            Senyawa berbentuk kristal, ada yang mengandung molekul-molekul air. Molekul air yang ikut mengkristal ini dinamakan air kristal. Contoh : senyawa magnesium sulfat heksa hidrat, mempunyai rumus empiris MgSO4.6H2O. Rumus ini menggambarkan bahwa dalam senyawa tersebut terdapat ion-ion magnesium dan ion-ion sulfat dengan perbandingan jumlah partikel 1 : 1 yang setiap unit kristalnya mengandung 6 molekul air.             

            Rumus molekul yang jumlah atom dari setiap unsur penyusunnya genap, dapat disederhanakan. Rumus sederhana ini sering dinamakan sebagai rumus perbandingan atau rumus empiris. Contoh : glukosa, rumus molekulnya C6H12O6. Bila disederhanakan, rumus glukosa berubah menjadi CH2O. Hubungan antara rumus molekul dan rumus empiris pada kelompok senyawa ini dapat dirumuskan sebagai berikut :

Rumus molekul = (Rumus Empiris)n

LATIHAN

  1. Terangkan ciri-ciri senyawa yang mempunyai rumus molekul.
  2. Berikan dua contoh senyawa yang rumusnya ditulis dalam rumus molekul.
  3. Suatu unsur rumus kimianya ditulis dalam rumus molekul. Berikan contohnya dan terangkan mengapa hal ini dapat terjadi.
  4. Kelompokkan zat-zat berikut ini, mana yang tergolong rumus molekul dan rumus empiris.

           CaCl2, HCl, P4, Na2O, dan C6H12O6.

     5.  Terangkan perbedaan antara rumus molekul dan rumus empiris.

 

By: Guru Kimia

 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 397 pengikut lainnya.